Monday , 23-11-2020 
Focus
 

Upaya LAPAN Kendalikan Polusi Cahaya Melalui Pembagian Tudung Lampu di Wilayah Sekitar Observatorium Nasional

23-11-2020

Kupang, (21/11/2020). Pembangunan Observatorium Nasional (Obnas) yang dilakukan oleh LAPAN bekerjasama dengan ITB, UNDANA, Pemprov NTT dan Pemkab Kupang sedang berlangsung. Upaya pembangunan Obnas ini juga perlu didukung oleh masyarakat setempat agar pemanfaatan Obnas bisa maksimal dengan menjaga kualitas langit gelap untuk meminimalkan polusi cahaya yang kerap menjadi masalah dalam sebuah observatorium.

Tim gabungan yang terdiri atas perwakilan dari Pusat Sains Antariksa (Pussainsa) LAPAN Bandung, Balai Pengelola Observatorium Nasional (BPON) LAPAN Kupang, dan perwakilan dari tim Edukasi Ilmu Astronomi dan Antariksa untuk Timor (EKUATOR) bersinergi membagikan dan memasang tudung lampu ke rumah-rumah warga di Dusun Fatululat, Desa Fatumonas, Kecamatan Amfoang Tengah (desa sekitar wilayah Obnas) pada Sabtu (21/11).

Sebelumnya masyarakat setempat sudah diberikan edukasi dan sosialisasi mengenai pentingnya pemasangan tudung lampu untuk mendukung pembangunan Obnas. Sosialisasi tersebut dilakukan oleh tim yang berkoordinasi dengan tokoh agama serta tokoh masyarakat setempat pada 15 November 2020 dengan mengambil lokasi di

Readmore...

Ketertarikan Meninjau Sistem Informasi Penelitian di Pussainsa LAPAN

17-11-2020

Sebanyak 4 orang staf Kementerian Riset dan Teknologi / Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemenristek/BRIN) datang berkunjung ke Pusat Sains Antariksa (Pussainsa) LAPAN pada hari Selasa, 17 November 2020. Kunjungan tersebut dalam rangka melakukan benchmark sistem informasi penelitian, pengembangan, pengkajian dan penerapan (litbangjirap) yang dimiliki LAPAN.

Kunjungan diterima oleh Adi Witono, M.Si sebagai Koordinator Bidang Program dan Fasilitas Pussainsa. Ini merupakan kunjungan yang kedua kalinya, sebelumnya kunjungan dilakukan pada tahun 2019, untuk memahami tentang media majalah dan SDM yang ada di Pussainsa. Penerimaan kunjungan pada masa pandemi covid-19 berbeda dari tahun lalu sudah diterapkan protokol kesehatan. Tamu yang datang wajib membawa surat keterangan sehat dan bukti hasil pemeriksaan rapid test yang menyatakan non-reaktif. Selain itu tamu dan penerima harus memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

Rosmaniar Dini dari Kemenristek/BRIN menyampaikan terima kasih karena telah diterima   walaupun disaat pandemi covid-19, tentu dengan tetap menjaga protokol kesehatan sesuai peraturan yang

Readmore...

Terjalinnya Kerja Sama Melalui FGD Observatorium Nasional Timau

13-11-2020

Kegiatan FGD Observatorium Nasional dilanjutkan kembali pada hari Kamis (12/11/2020). Kegiatan dibuka oleh pembawa acara dan langsung dilanjutkan dengan penyampaian resume kegiatan hari pertama oleh Moderator, yaitu Ir. Timbul Manik, M.Eng.

 

Selanjutnya paparan tentang wawasan pengelolaan observatorium oleh Dr. Mikio Kurita dari Kyoto University dan Dr. Puji Irawati dari NARIT (National Astronomical Research Institute of Thailand). Acara kemudian dilanjutkan perumusan kerangka acuan kerjasama operasional dan pemanfaatan Observatorium Nasional oleh Dr. Rhorom Priyatikanto dari Pusat Sains Antariksa LAPAN.

 

Setelah paparan dilakukan diskusi dan tanya jawab terkait pengembangan, dukungan dan pemanfaatan Observatorium Nasional Timau untuk ke depannya. Moderator memandu jalannya tanya jawab dan diskusi. Kalangan Akademisi dari ITB, Observatorium Bosscha, Jaringan Observatorium dan Planetarium Indonesia (JOPI) juga turut menanggapi. Kepala BP4D Kabupaten Kupang juga memberikan tanggapan pada diskusi ini dan sejumlah peserta lainnya.

 

 

Readmore...

LAPAN Selenggarakan FGD Observatorium Nasional Timau

12-11-2020

Focus Group Discussion (Diskusi Kelompok Terpumpun) Observatorium Nasional secara resmi dibuka oleh Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa (LAPAN) pada Rabu (11/11/2020), yang mana rangkaiannya dilaksanakan selama dua hari, tanggal 11 – 12 November 2020 secara daring dan tatap muka di Balai Pengelola Observatorium Nasional (BPON) LAPAN Kupang.

Tujuan diadakan FGD ini yaitu memaparkan kondisi terakhir/kemajuan pembangunan Observatorium Nasional Timau yang telah berlangsung selama sekitar 5 tahun, memaparkan kebijakan-kebijakan strategis terkait operasional, pemanfaatan, dan pengembangan Observatorium Nasional Timau, dan membahas skema operasional dan pemanfaatan serta rencana pengembangan Observatorium Nasional Timau yang dapat dilakukan tahun 2021-2025.

Kepala LAPAN menyampaikan bahwa penelitian astronomi sangat penting dan menjelaskan alasan lokasi Observatorium Nasional yang dipilih yaitu di Nusa Tenggara Timur di Gunung Timau.

 ”Alasan utama karena di wilayah tersebut tingkat cerahnya lebih tinggi di wilayah lain karena memang paling panjang, alasan yang kedua wilayah sekitar Gunung Timau masih jauh dari perkotaaan,

Readmore...
Services
 
Informasi
  • Video
  • Photo
 

Kontak kami :
LAPAN
Jl. DR. Djundjunan 133 Bandung 40173 Indonesia
Telp. (022)6012602 Fax.(022)6014998.
Email. pussainsa@lapan.go.id




© 2014 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL